Malam ini begitu manis
Jalan kota di hiasi lampu kendaraan
Manjadikan kita bagian dari pesta malam
Tak heran melihat kucing kecil
Kedinginan di emperan toko
Manusia tak lagi peduli dengan kasih sayang
Pengemis kecil berlarian
Lampu merah jalan menjadi aba-aba
Mengharap simbol kepedulian itu ada......
Tangan manusia yang keluar dari sela mobil
Ditemani mangkok kecil
Krincing-krincing
Gitar usang
Tepukan tangan
Keluar masuk toko makanan
Turun dari mobil mewah
Pakaian kantor yang rapi
Menjadi bayangan langkah mereka (pengemis)
Menjadi cermin lilitan perut tipis mereka (pengemis)
Di depanku begitu indah
Pesta kecil menemani kita
Botol, rokok, gorengan
Menjadi pelengkap tawa kita
Tanpa sadar di sekitar kita
Toko-toko menjadi losmen
Mereka sebagai anak langit
Koran berganti profesi
Demi mengurangi pakaian yang kotor
Sangat mereka cintai
Selalu di pakai menjadi seragam
Malam ini kesedihan di kiri
Malam ini tawa di kanan
Malam ini salah satu dari 1000 malam yang lewat
Kasih sayang.....
Kepedulian.....
Cinta.....
Terlupakan, mati, sirnah...............
Kota kita bagai kebun safari
Di isi oleh hewan-hewan buas...............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar