Kamis, 25 November 2010

Peraduan perlawanan

Lalu lalang kendaraan mewah……..
Hujan mengguyur tanah kering
Mengisi sumur melimpah
Kepekaan hati mengkerut

Apakah engkau memiliki rasa ini
Setiap waktu itu luang
Tak luput sapa manis datang
Hari berlalu dengan rembulan
Akrap atau sidia
Bukan engkau hati ku

Mentari selalu datang
Hayalan tingkat tinggi memanggil
Memejamkan mata ku
Engkau begitu amat bagi ku

Gelombang menakutiku
Gunung membuatku gamang
Harapan
Hampir setiap baju
Merasakannya
Harapan,
Impian,
Harapan,
Keinginan,
Semua bertahan dengan setia

Sayangnya kita jauh
Sayangnya kita bukan manusia bebas
Kepentingan
Pengabdian
Pertimbangan
Menjadikan ku boneka

Rasa ini terlalu sayang amat
Kepadamu
Hanya dirimu
Pergi begitu saja
Membuatku tersiksa
Peraduan ku……
Peraduanmu……
Semua rasa sayang………

Tidak ada komentar: